(REVIEW) Film Monster Hunter 2021 yang ga sesuai ekspektasi

Share on:

Spoiler Alert: Artikel ini mengandung bocoran tentang Film ini, sehingga mungkin akan mengganggu kalian yang belum nonton

Film Monster Hunter 2021 adalah film yang diatapdasi dar game layaknya film hollysht, eh hollywood lainnya tapi kebanyakan gagal. Banyak bgt film live action yang sudah diproduksi berdasarkan game namun sangat mengecewakan kek apaan sih ajg, ga jelas bet. Awal tahun 2021 kita dikasih hidangan pembuka dari Monster Hunter yang dapet duilir dijadiin film live atcion

Untuk dadaptasi film live action monster hunter ini, sonny picture gandeng sutradara yang pernah garap proyek sebelumnya yaitu Paul W. S. Anderson. Bagi yang belum tahu, Anderson adalah sutradara dari beberapa judul film live-action “Resident Evil”. Seolah tak terpisahkan, Anderson pun mengajak istrinya Milla Jovovich (Milla Jovovich) menjadi protagonis “Monster Hunter.

Monster Hunter bercerita tentang sekelompok tentara Amerika yang terjebak di dunia yang berbeda. Di dunia baru ini, sekelompok tentara telah menghadapi segala macam monster raksasa yang menakutkan. Saat mereka mencoba bertahan hidup, ada satu orang dari dunia ini yang juga mencoba bertahan dari serangan monster.

Baca Juga: Cari Uang Dari Internet itu ga Gampang!

Plot ga Jelas, Dialog Mbuh Opo asal Dadi ae

Review Film Monster Hunter Movie 2021
Sumber: The Game Radar

Berkaca pada film game live action sebelumnya, ada baiknya kamu tidak menaruh ekspektasi terlalu tinggi pada film game live action selanjutnya, termasuk Monster Hunter. Jika Anda bisa puas dengan film yang penuh aksi, Anda mungkin cukup terhibur dengan film ini. Namun, jangan berharap kamu akan mendapatkan cerita yang bagus dan berkesan dari Film Monster Hunter Movie.

Untuk menyesuaikan dengan pasar, sutradara Paul W. S. Anderson memutuskan untuk tidak sepenuhnya meniru cerita dalam game Monster Hunter. Dengan kalkulasi bahwa film ini bersahabat dengan penonton yang belum pernah memainkan game tersebut, Anderson memberi “sentuhan” pada Amerika Serikat pada plot film tersebut. Alhasil, film ini akhirnya menceritakan tentang sekelompok tentara Amerika yang terdampar di dunia lain.

Film game live action yang menyimpang dari plot game bukanlah hal baru di Hollywood. Permasalahan plot film yang berbeda dengan plot game dapat diterima oleh para penggemar game, selama film tersebut mampu menghadirkan plot yang menarik dan berkesan. Sayangnya, Monster Hunter tidak memperkenalkan ini kepada penggemar maupun penonton yang bukan penggemar game tersebut.

Pada dasarnya, film fantasi menampilkan banyak hal yang tidak masuk akal. Namun bukan berarti Anderson yang juga seorang penulis Monster Hunter ini menganggap tidak apa-apa menghadirkan cerita yang lebih masuk akal daripada monster yang muncul di film ini. Plot film ini mungkin sangat buruk dan hanya didasarkan pada aksi Milli Jovovich melawan monster.

Karena terlalu fokus pada tindakan Jovovich sebagai Natalie Artemis dalam melawan monster, ada beberapa plot yang tidak berkembang dengan baik. Sayangnya, sejarah pembuatan portal tersebut terlalu pendek dan terkesan terlalu terburu-buru. Faktanya, portal inilah yang menjebak Artemis dan teman-temannya di dunia yang penuh monster.

Ada juga, keberadaan kelompok pemburu di dunia yang penuh dengan monster belum dijelaskan dengan baik. Penggemar game bisa langsung memahami arti keberadaan mereka. Sayangnya, motivasi para pemburu untuk tetap eksis tampaknya kurang jelas bagi non-penggemar game.

Yang lebih absurd lagi, bagaimana mungkin seorang hunter leader yang diperankan oleh Ron Perlman bisa begitu fasih berbahasa Inggris? Benar, ada orang-orang dari dunia Artemis yang memasuki dunia monster jauh sebelum Artemis. Tetapi bagaimana seorang pemimpin dapat mempertahankan bahasa Inggris yang sempurna ketika dialah satu-satunya yang berbicara bahasa Inggris di kelompoknya?

Alur cerita Film Monster Hunter Movieyang buruk juga diperparah dengan dialog yang terkesan norak dan ceroboh. Ada satu kalimat yang sering diulang di sepanjang film dan kalimat itu adalah “What The F!?” Monster Hunter Movie 2021.

Monster Hunter adalah film kolaborasi kelima antara suami dan istri Paul W. S. Anderson dan Milla Jovovich. Sebelumnya, sutradara dan aktris berkolaborasi dalam empat film, Resident Evil. Kalian yang menonton franchise film Resident Evil pasti tahu bagaimana Jovovich menjadi karakter yang begitu buruk di acara itu.

Layaknya Resident Evil, karakter Jovovich di Monster Hunter, Artemis, juga tak kalah seramnya. Tak heran, sebagai pemeran utama, Artemis kuat dan menjadi pemeran utama film ini. Namun, level Artemis dalam film ini mungkin tidak masuk akal dan terkesan seperti superhero.

Artemis diyakini sebagai satu-satunya karakter yang masih hidup di kelompoknya. Plotnya tentu natural bagi sang tokoh utama. Namun yang cukup mengejutkan dari film ini adalah betapa kerasnya penampilan Artemis yang kalah. Bayangkan jika Artemis terluka, keracunan, dehidrasi, dan kelelahan, ia masih bisa bertarung sengit dengan Hunter, karakter yang diperankan oleh Tony Jaa.

Bahkan para pemburu yang hidup di dunia yang penuh dengan monster sepanjang hidup mereka bisa dikalahkan oleh Artemis dengan cara yang sama. Sejak ibu kota dipenjara selama beberapa hari, Artemis mampu menghadapi monster lebih dari pemburu lainnya. Seolah-olah Artemis telah diciptakan sebagai seorang mesias, ditakdirkan untuk mengalahkan monster yang kejam.

Penggambaran Artemis yang begitu kuat bisa menjadi tanda cinta Anderson yang membuat istrinya terlihat buruk. Dia masih memaksakan hal-hal yang tidak masuk akal bagi Artemis, termasuk bisa bertahan sendirian saat pesawat yang dia tumpangi jatuh dari ketinggian, yang bukan main-main!

Sumber: Kincir

Share on:

Satu pemikiran pada “(REVIEW) Film Monster Hunter 2021 yang ga sesuai ekspektasi”

Tinggalkan komentar